Kandungan Mineral Spirulina

  1. POTASSIUM (15.400mg/kg)
    Mengatur keseimbangan elektrolit tubuh. Kekurangan dapat menyebabkan henti jantung, hipertensi, menurunnya fungsi adrenal dan otot kehilangan fungsi kontraksi.
  2. CALCIUM (1.315 mg/kg)
    Mineral terbanyak di tubuh khususnya penting untuk kesehatan tulang dan gigi. Terlibat dalam proses transmisi syaraf ke otot. Penting dalam proses pembekuan darah.
  3. ZINC (39 mg/kg)
    Memegang peranan penting dalam lebih 30 reaksi enzimatik. Menjaga kesehatan mental, tonus otot dan fungsi kelenjar prostat. Penting dalam proses penyembuhan luka. Meningkatkan sistem imun.
  4. MAGNESIUM (1.915 mg/kg)
    Kekurangan dapat menyebabkan kekejangan otot, termasuk gangguan irama jantung. Membantu proses assimilasi vitamin C, B kompleks dan protein.
  5. MANGANESE (25 mg/kg)
    Mengaktifkan sistem enzim bersama dengan zinc. Meningkatkan aktifitas neurotransmitter acetylcholin. Membantu menstabilkan kadar gula darah.
  6. SELENIUM (0,40 ppm)
    Memperlambat proses penuaan. Menghambat oksidasi bahan-bahan berbahaya. Menghambat pembentukan radikal bebas (antioksidan). Mengurangi efek toksik dari carcinogens. Memperbaiki efisiensi jantung.
  7. IRON (580 mg/kg)
    Meningkatkan pembentukan haemoglobin yaitu bagian dari eritrosit yang berfungsi untuk mengangkut oksigen. Kekurangan banyak terjadi pada wanita dan ibu hamil.
  8. PHOSPHORUS (8.942 mg/kg)
    Mineral ke-2 terbanyak di dalam tubuh manusia dan ditemukan hampir pada semua sel. Bersama calcium menjaga densitas tulang. Membantu proses metabolisme karbohidrat, vitamin B2 dan vitamin B3.
  9. CHROMIUM (**)
    Dikenal sebagai "Glucose tolerance factor" (GTF). Menormalisir kadar gula darah dengan menurunkan "insulin resistance". Membantu menormalisir berat badan dan kadar kolesterol. Meningkatkan asupan tryptophane dan sintesa serotonin, sehingga memiliki efek anti stress. Menjaga kesehatan jantung dan energi yang tinggi.
  10. COPPER (**)
    Membantu pembentukan tulang, haemoglobin dan eritrosit. Membentuk elastin dengan zinc dan vitamin C. Penting untuk proses penyembuhan, menghasilkan energi. Memberi warna rambut dan kulit dan kepekaan indra perasa. Diperlukan juga untuk kesehatan syaraf. Penting untuk pembentukan kolagen. Kekurangan menyebabkan osteoporosis.
  11. IODINE (**)
    Membantu metabolisme lemak yang berlebih. Penting untuk perkembangan fisik dan mental yang sehat. Mencegah penyakit gondok dan menjaga kelenjar tiroid. Kekurangannya meningkatkan resiko kanker payudara.
  12. GERMANIUM (**)
    Meningkatkan sistem imun. Menormalisir tekanan darah. Mencegah keroposnya tulang (anti osteoporosis). Memiliki aktifitas anti tumor dengan meningkatkan aktifitas macrophage. Menghambat efek metastasis dengan meningkatkan interferon.
  13. MOLYBDENUM (**)
    Penting untuk metabolisme nitrogen. Menjaga fungsi sel tetap normal. Kekurangan menyebabkan kanker mulut dan gusi, juga impotensi pada pria.
  14. BORON (**)
    Penting dalam membantu absorbsi calcium dan kesehatan tulang. Mencegah osteoporosis post menopause pada wanita.Bermanfaat pada pengobatan arthritis. Membangun otot-otot.
  15. VANADIUM (**)
    Diperlukan untuk metabolisme selular dan pembentukan tulang dan gigi. Berperan dalam pertumbuhan dan reproduksi. Menghambat sintesa kolesterol. Kekurangannya dihubungkan dengan penyakit jantung dan ginjal, kemampuan reproduksi yang terganggu dan meningkatkan kematian bayi.

(**) Hanya terdapat pada Liqua Health

Share