Bahan Baku Liqua Health & Liqua Spirulina

Spirulina adalah sejenis rumput air (algae atau ganggang biru hijau) bersel satu yang tidak mempunyai dinding sel dan berbentuk seperti lingkaran (spiral). Spirulina pertama kali ditemukan di Mexico dan Afrika Tengah yang merupakan tumbuhan purba yang paling kaya dengan nutrisi.

WHO (World Health Organization) dan FAO (Food and Agriculture Organization) dalam simposium Internasional pada tahun 1972 dan 1974 telah merekomendasikan Spirulina sebagai makanan kesehatan terbaik di abad ke-21.

Kaya akan protein, vitamin dan mineral

Spirulina mengandung 65% protein, dimana kandungan proteinnya ini lebih tinggi dibandingkan dengan makanan lain seperti telur (45%), tempe (45%), kacang kedelai (40%), susu kering (35%) dan daging sapi (17%), disamping itu juga mengandung 8 jenis asam amino esensial dan 10 jenis asam amino non esensial.

Spirulina juga kaya akan vitamin dan mineral serta mengandung seluruh kelompok vitamin B-kompleks. Sebelumnya jumlah vitamin B-12 yang sangat penting diperkirakan hanya ada pada hewan, ternyata spirulina mengandung dua kali vitamin B-12 yang terdapat pada hati, dan sebagai sumber vitamin B alamiah yang dapat menggantikan kebutuhan akan vitamin B sintesis dewasa ini. Pigmen utama pada spirulina adalah Beta-Carotene yang sewaktu diserap tubuh diubah menjadi vitamin A. Dua gram Spirulina menyediakan lebih dari 100% RDI vitamin A, ditambah kalsium, zat besi, fosfor, kalium, seng dan banyak unsur mineral lainnya.

Spirulina tidak memiliki dinding sel, hanya sel selaput yang merupakan mucopolysakarida terdiri dari protein dan gula kompleks, sehingga memudahkan diserap dan digunakan oleh tubuh manusia. Lain halnya dengan kebanyakan tumbuhan (algae atau ganggang) lainnya, yang dinding selnya terdiri dari selulosa sehingga tidak bisa dicerna oleh manusia, apabila dimanfaatkan untuk makanan manusia, maka dinding selnya harus dipecahkan terlebih dahulu.

Penahan rasa lapar alamiah

Banyak orang di USA berhasil menggunakan Spirulina untuk membuat berat badan menjadi ideal, sebab Spirulina mengandung asam amino Phenylalanine, Phenylalanine dipercayai para pakar ilmiah dapat bertindak langsung pada pusat syaraf yang mengatur rasa lapar pada otak manusia.

Memberikan energi dengan cepat

Spirulina tidak seperti kebanyakan tumbuhan yang lain, karena Spirulina menyimpan energinya dalam bentuk glikogen murni. Dimana tubuh kita dengan segera dapat mengubahnya menjadi energi untuk meningkatkan stamina yang lebih prima. Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa Spirulina merupakan suatu bahan pembangkit energi terbaik dan berkualitas tinggi. Ini sangat membantu bagi para atlit, orang-orang yang sakit maupun baru sembuh, orang yang sadar akan pentingnya nilai kesehatan ataupun mereka yang membutuhkan energi tambahan, karena Spirulina dapat meningkatkan sirkulasi dan membantu proses produksi adrenalin dan insulin, yang dimampatkan dengan kandungan protein yang tinggi sehingga langsung menjadi sumber gizi. Share